Itu mengisi hari -harinya
Hingga larut...
Malam.
Ya...
Malam itu
Malam yang kosong
Seperti sia -sia belaka
Bentuk tiada berbentuk
Untuk diberi sebuah nama
Tak akan mungkin menyimpan
Atau menyembunyikan kerapatan ....
Bila saja semua ruang tanpa penghuni
Haruskah itu dilakukan.....
Membusung dada belia
Menggelar akhir fase juangnya
kemenangan bagai telah diraih
Baur rasa melebur memenuhi
Semua lintasan menegur sapa
Agar ia tahu arti yang telah dahulu
Memanggungkan minat hati
Pada mata bening pujaan...
Dalam linang tulusnya memangsa haru
Dengan dekap peluknya ditengah masa...
Ini bukan situasi.... saat masih muda....
Ia yang sangat dibutuhkan....
Ditetapkan atas lebihnya cara dirinya
Mengurai semua sejelas cara baru yang direkanya dengan kelebihan...
Dalam banyak ketelitian instantaneously.